Rabu, 26 Oktober 2011

Fauzi Daud

Salah satu teman petit officer yang embarking bersama Ferdy adalah Fauzi Daud asal Aceh. Setahun yang lalu abah menemukan jejaknya sebagai penasehat pembangunan masjid oleh para awak Holland America Lines di Jl Pramuka Jakarta. Sayangnya hingga saat ini belum ada kontak meski abah sudah menghubunginya via email sebagai salah satu manajer di HAL yang berkedudukan di Miami.

Ferdinand G. Tumewu

Melalui situs jejaring sosial Facebook abah sempat melihat akun Ferdy yang juga teman sesama petit-officer di Purser Office onboard ss Rotterdam dari Holland Amerika Lines. Abah kirim message dan add friend tapi tak ditanggapi. Waktu itu agaknya Ferdy bekerja dilingkungan perusahaan asuransi yang foto2nya tengah melakukan kunjungan kerja di Australia. Sekarang akun Ferdy telah kosong dari foto profile begitu juga dengan kekayaan intelektuilnya.

Semasa di kapal, rasanya Ferdy embarking di Oktober 1976 saat ss Rotterdam tengah sandar di Bermuda dalam cruise rutin mingguan New York-Bahamas-Bermuda menjelang Carribean X-mast Cruise dan World Cruise.

Ending Rasyidin

Ending ini teman abah semasa di kapal ss Rotterdam dari Holland America Lines dari 3 Maret 1976 sampai 16 April 1977. Abah bertugas di Purser Office sementara Ending di Bar en Lounge Dienst. Kebetulan kami sama2 berasal dari Cilimus. Klo abah asal ayah dari Linggajati, klo Endiung berdomisili di Jl Raya Cilimus No. 187. Waktu abah berserta Apa Rais, Mimih Srikanti, Didi, dan Uud ke Kuningan pada 21 September 1978, abah sempat menemuinya di rumahnya bahkan sempat berbincang dengan ibundanya ibu Kamila. Waktu itu Ending masih bujangan dan lagi hobbi usaha dagang dibidang audio.  Yoyoh adiknya tengah kuliah di IAIN Ciputat Jakarta.

Waktu 1982 abah menjelang ujian Sarjana Muda di FIA Niaga Universitas Jakarta, abah ada teman kuliah bernama Rachmat Effendi Supena yang istrinya ibu Yuningsih (adik kandung Yogi S. Memet) adalah teman sekolah SMP Ending, mengabarkan klo Ending saat itu menjadi Kuwu Cilimus.

Pertemuan berikutnya di 2000, saat itu dirumahnya tengah berkumpul seluruh keluarga. Abah dikenalkan dengan ayahanda Ehod, adik perempuan Djubaedah berserta keluarga, adik perempuan Yoyoh (guru MTs PUI Sawahlega Cilimus) dan anaknya yang sudah bujang Ade Takwa, juga adik bungsunya PNS Pemda Kuningan. Abah sempat menyusun data keluarganya dan disimpan di http://silsilah.blogspot.com Seri AD. Waktu itu agaknya Ending tengah bermasalah dengan isteri yang amat mengganggunya kehidupan emosinya. Ade Takwa anak yatim iytu sempat mengantarkan abah make sepeda motor ke rumah ceu Kusneng di Cinangsi, karena hari sudah malam tak ada ojek lagi.

Pertemuan berikutnya terjadi di bulan Desember 2009, abah mampir kerumahnya saat mencari jejak almarhumah bidan Tintin Kartini, uwaknya neng Wiena. Ending sudah menikah lagi, dan abah diterima oleh seorang gadis anak tiri Ending. Ending tampak minder dan kurang bersahabat serta menolak waktu diajak berfoto.